UPDATE STATUS, RUMAH DI RAMPOK


Segala sesuatu, jika dilakukan dengan baik dan benar tentu akan memberikan hasil yang baik. Segala sesuatu yang kelihatannya baik, jika dilakukan berlebihan pasti akan mendatangkan keburukan. Jadi, dalam melakukan hal apapun, hendaknya dilakukan secara wajar, tidak berlebihan.Di dunia facebook misalnya, orang bisa tahu seperti apa seseorang hanya dengan membaca statusnya. Orang yang gila facebook akan menuliskan apa saja yang ia rasakan, apa yang ia alami. Kegembiraannya, keluh kesahnya, kesedihannya, kebahagiaannya.
Satu hal lagi yang harus anda waspadai ialah, anda tidak tahu persis seperti apa seseorang yang menjadi teman anda di facebook, terutama teman yang hanya anda kenal lewat media yang sudah menguasai dunia pertemanan ini. Betapa tidak, setiap orang di facebook, akan selalu ditawari perkenalan, pertemanan dengan orang lain. Terutama jika orang tersebut merupakan teman dari teman kita. Atau bisa juga ia memang sama sekali seorang teman baru. Dan di facebook, bisa menjadi tempat menyamar yang aman.
Sering ada nasehat, jangan menumpahkan apa saja di facebook, karena hal itu bisa membuat anda celaka. Salah satu contoh orang yang mengalami hal yang sungguh tidak nyaman gara-gara terlalu gila facebook adalah seorang facevooker dari Ameriksa Serikat bernama Keri McMullen.
Seperti diberitakanm Keri McMullen seorang pengguna asal Indiana, Amerika Serikat memasang status “Going to the Hill with Kurt to see Fire Department” di Facebook. The Hill merupakan sebuah bar bernama Phoenix Hill di Indiana, adapun Fire Department merupakan nama band yang akan tampil di sana.
Sialnya, ketika ia kembali dari pertunjukan musik, rumahnya telah dirampok dan barang berharga senilai 10 ribu dolar AS digondol maling. Untungnya, Keri memasang kamera pengawas untuk memantau situasi rumah. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya, rumah tersebut diumumkan untuk dijual dan banyak orang yang sudah datang melihat-lihat.
“Saya menuliskan status di halaman Facebook saya tentang saya pergi ke mana dan band apa yang akan saya tonton,” kata McMullen, seperti VIVAnews kutip dari News8, 7 April 2010. “Band tersebut mulai pertunjukan pukul 8 malam,” ucapnya.
Polisi menduga updata status yang ia lakukan memancing perampokan tersebut. Untungnya, dari rekaman video, dapat diketahui perampok yang masuk ke rumah Keri. Perampok masuk beberapa menit setelah Keri memasang status dan berada di dalam rumah selama sekitar 13 menit.
“Pada awalnya saya tidak mengenalinya, tetapi setelah melihat gambar-gambar yang ada, bisa dipastikan dialah pelakunya,” kata Keri.
Keri menyebutkan, perampok tersebut merupakan teman lamanya yang sudah tidak pernah bertemu sejak 20 tahun terakhir. “Beberapa waktu lalu ia menambahkan saya sebagai teman di Facebook, tetapi kami tidak pernah berkomunikasi,” ucap Keri.
Sejak itu, Keri menyatakan tidak akan melakukan kesalahan itu lagi. “Saya tidak akan lagi memasang status di Facebook soal ke mana saya akan pergi,” ucap Keri. “Pasalnya, kita tidak tahu siapa teman-teman kita sebenarnya,” ucapnya.
Nah, itu dia, waspadalah…. waspadalah…. kejahatan terjadi belum tentu karena keinginan pelakunya, namun bisa karena adanya kesempatan bahkan diundang, sebagai contoh, ya…. itu tadi memberitahukan kepada siapa saja kemana kita akan pergi, di mana kita berada, kapan akan kembali, dan sebagainya, dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s